para ilmuwan menyebut fenomena seperti itu sebagai spontaneous human combustion. secara harfiah bisa diartikan sebagai 'terbakarnya tubuh manusia secara spontan*' tanpa sebab yang dapan dijelaskan secara masuk konkrit! SCH merupakan fenomena aneh yang hingga kini masih menjadi salah satu misteri besar yang tak terpecahkan! selama lebih dari 3 abad sejak munculnya laporan pertama mengenai kasus itu, para ilmuwan belum juga berhasil menemukan jawaban sahih yang bisa menjelaskan, bagaimana fenomena itu bisa terjadi.
Hingga saat ini, tercatat tak kurang dari 200 kasus SCH yang pernah dilaporkan. Tetapi pada awalnya dalam banyak kasus tak tercatat adanya upaya penyelidikan yang memadai. Umumnya informasi hanya didapatkan dari pernyataan lisan atau bahkan sekedar kabar burung semata. Maklum, SCH berlangsung dengan begitu cepat, sehingga bisa dikatakan tak pernah ada saksi yang benar-benar bisa memberikan kesaksian, bagaimana persisnya peristiwa itu terjadi. dari catatan yang ada SCH dikatakan bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. di tempat sepi ketika sedang sendiri ataupun ketika didalam kerumunan yang ramai.
KAPAN SPONTANEOUS HUMAN COMBUSTION DIKENAL ?
Fenomena SCH pertama kali diketahui dan dicatat, adalah kejadian yang dilaporkan oleh Thomas Bartholin, seorang ahli anatomi berkebangsaan denmark, pada tahun 1663. Bartholin melaporkan kejadian yang diketahuinya, dimana seorang wanita ditemukan tewas terbakar hingga menjadi abu di atas tempat tidurnya yang terbuat dari jerami, di kota Paris, Prancis. anehnya, matras jerami yang menjadi tempatnya berbaring sama sekali tidak terbakar!
SCH mulai menarik perhatian banyak orang ketika Jonas Dupont, seorang berkebangsaan Prancis memublikasikan sebuah buku yang bertajuk "De Incendiis Corporis Humani Spontaneis" pada tahun 1763. buku tersebut memuat berbagai kasus yang berhubungan dengan SCH, dan merupakan buku pertama yang mencatat berbagai kasus SCH berikut bukti-buktinya.
Jonas Dupont tertarik untuk mengumpulkan informasi dan menulis buku itu setelah mencuatnya kasus yang menimpa seorang wanita bernama Nicole Millet. Nicole Millet ditemukan tewas terbakar saat sedang duduk dikursi. Anehnya, kursi yang Millet duduki sama sekali tidak terbakar.
Pada kasus tersebut awalnya suami Mrs.Millet didakwa dengan tuduhan membakar istrinya sendiri. Namun seorang dokter bedah bernama Nicholas le Cat meyakinkan pengadilan bahwa tubuh Mrs.Millet terbakar akibat 'sesuatu yang misterius' yang kemudian disebut SCH.
Sejak saat itu SCH dikenal oleh masyarakat luas dan mulai mengundang berbagai spekulasi. Para ilmuwan yang lainnya kemudian mulai melakukan kajian secara serius mengenai SCH dan mengumpulkan data tentang kasus SCH yang pernah terjadi untuk diteliti lebih lanjut, serta dicari penyebabnya.
Pada tanggal 9 April 1744, Grace Pett, seorang wanita tua berusia 60 tahun yang tinggal di Ipswich, sebuah kota kecil di Inggris Raya, ditemukan oleh putrinya dalam keadaan terbakar seperti sepotong kayu tanpa terlihat adanya lidah api di tubuhnya.. Putrinya bersaksi " Mama terbakar seperti segelondongan kayu yang disulut api! namun anehnya, pakaian yang dikenakannya tidak hangus terbakar......"
pada tahun 1980 di cheseri, inggris, Susan Motteshead sedang memasak didapurnya. Dia mengenakan piyama yang tahan api. entah dari mana asalnya, tiba-tiba saja muncul kobaran api selama beberapa detik dari punggungnya. Namun tubuh dan rambutnya sama sekali tidak terbakar. Saat piyama yang dikenakannya itu dicoba lagi untuk dibakar oleh petugas pemadam kebakaran yang kemudian datang, piyama itu juga tidak bisa terbakar. Susan sendiri selamat dan tidak mengalami cedera sama sekali.
*TBC (To be continue) HIPOTESIS DI BALIK FENOMENA "SCH"


